hey Kerinduan, bagaimana kabarmu?
Masihkah kau ingat aku?
Dan bagaimana keadaan hatimu yg telah terisi sosok yg begitu sangat kau cintai? :)))
Aku
merindukanmu, aku merindukan senyuman mu yg menyapa di pagi hari..
Yang
mendekap tubuhku disaat aku merasa lelah dengan semuanya :'))
Salahkah jika disaat ini lah aku membutuhkan mu?
Membutuhkan sandaran di bahu ternyamanmu?
Namun aku sadar kau tak bisa membalas kerinduan ini,
sebab orang lain lah yg telah membalas kerinduanku padamu
Tp
aku percaya bahwa suatu saat nanti, kau akan menemukan ku di kerumunan
orang-orang yg berlalu-lalang kesana kemari....
Dekap aku kerinduan :'))
Sabtu, 27 Juli 2013
Kita, Hanya Sisa-Sisa Rasa Putus Asa
Aku mencari-cari. Aku mencari sosok dirimu. Mengikuti sejejak demi
sejejak langkahmu. Membaui bayang demi bayang. Semuanya menuntunku pada
satu tempat yang sepertinya tak asing lagi.
Di tempat itu aku melihat ke sekeliling, terhampar padang ilalang membuat mata memincing. Matahari oranye melukiskan siluet wajah yang aku kenal. Bukan kamu.
Aku mencari lagi, ke tempat bumi tak berputar lagi. Tempat di mana yang berkuasa hanyalah hati. Namun apa yang aku dapat? Masih kamu, dalam bayangan.
Aku membuka pintu usang, di baliknya hanya jurang. Aku melihat ke dalamnya. Tidak tidak. Aku menatap jurang itu. Aku tahu aku pernah bertemu dan menatap sedalam ini. Ya, matamu.
Di tempat itu aku melihat ke sekeliling, terhampar padang ilalang membuat mata memincing. Matahari oranye melukiskan siluet wajah yang aku kenal. Bukan kamu.
Aku mencari lagi, ke tempat bumi tak berputar lagi. Tempat di mana yang berkuasa hanyalah hati. Namun apa yang aku dapat? Masih kamu, dalam bayangan.
Aku membuka pintu usang, di baliknya hanya jurang. Aku melihat ke dalamnya. Tidak tidak. Aku menatap jurang itu. Aku tahu aku pernah bertemu dan menatap sedalam ini. Ya, matamu.
Maaf, Aku Tidak Sengaja
Aku tidak sengaja jatuh cinta. Aku tidak sengaja mencuri-curi pandang
ketika aku bersama kamu. Dan ketika kamu melihat ke arahku, aku tidak
sengaja membuang pandanganku sejauh-jauhnya, lebih jauh dari rekor
lempar lembing yang pernah tercipta, hanya untuk tetap menjaga kamu
tidak tahu aku sedang memandangmu.
Aku tidak sengaja merasa senang berada dalam satu momen bersamamu. Aku tidak sengaja mengharapkan kamu ada ketika kamu dan aku tidak dalam ruang dan waktu yang sama. Celingukanku membuktikannya.
Aku tidak sengaja berharap semua barang yang kupinjamkan padamu tidak kamu kembalikan sekaligus. Aku tidak sengaja berharap kamu meminjam satu barang lagi dariku setiap kamu mengembalikan barang lainnya. Semuanya tidak sengaja beralasan agar kita tetap bertemu.
Aku tidak sengaja merasa senang berada dalam satu momen bersamamu. Aku tidak sengaja mengharapkan kamu ada ketika kamu dan aku tidak dalam ruang dan waktu yang sama. Celingukanku membuktikannya.
Aku tidak sengaja berharap semua barang yang kupinjamkan padamu tidak kamu kembalikan sekaligus. Aku tidak sengaja berharap kamu meminjam satu barang lagi dariku setiap kamu mengembalikan barang lainnya. Semuanya tidak sengaja beralasan agar kita tetap bertemu.
Jumat, 26 Juli 2013
Aku Ingin Memelukmu
Aku ingin memelukmu
Walau rengkuhan jarak itu tak pernah mengizinkan kita bertemu
Aku ingin memelukmu
Walau jemari kita belum saling menggenggam sampai detik ini
Aku ingin memelukmu
Walau kita belum saling tau dan bertemu
Aku ingin memelukmu
Walau tinggi badan mu jauh diatasku
Aku ingin memelukmu
Saat kamu kelelahan menjalani riuhnya aktivitas
Saat kamu rapuh dan menangis
Saat kamu merasa bahwa dunia terlalu keras untuk kaujalani sendiri
Saat kamu mengira tak seorangpun yg peduli pada perasaanmu
Walau rengkuhan jarak itu tak pernah mengizinkan kita bertemu
Aku ingin memelukmu
Walau jemari kita belum saling menggenggam sampai detik ini
Aku ingin memelukmu
Walau kita belum saling tau dan bertemu
Aku ingin memelukmu
Walau tinggi badan mu jauh diatasku
Aku ingin memelukmu
Saat kamu kelelahan menjalani riuhnya aktivitas
Saat kamu rapuh dan menangis
Saat kamu merasa bahwa dunia terlalu keras untuk kaujalani sendiri
Saat kamu mengira tak seorangpun yg peduli pada perasaanmu
Kasih Tak Sampai
Sejak pertama kali ku melihatmu,
kurasakan ada sesuatu kau juga bilang suka padaku :)
Namun ku coba menerima, hatiku membuka siap untuk terluka..
Tp kau yg slalu memberiku satu harapan indah, yg ternyata kau ingkari sendiri
Dulu kau membuatku jatuh cinta, sekarang cintaku jatuh terbungkam..
Kau memang Pemberi Harapan Palsu :')))
Jangan pernah menangis bila saatnya tiba ku tak disampingmu,
Jangan pernah sesali apa yg tlah terjadi.
Kini ku harus menghilang dan harus pergi ...
Namun seandainya ku mampu mengulang masa laluku agar tak pernah bermimpi tuk mencintaimu :))
Aku tahu diri tak selamanya kita kan bersama, pergilah...
kurasakan ada sesuatu kau juga bilang suka padaku :)
Namun ku coba menerima, hatiku membuka siap untuk terluka..
Tp kau yg slalu memberiku satu harapan indah, yg ternyata kau ingkari sendiri
Dulu kau membuatku jatuh cinta, sekarang cintaku jatuh terbungkam..
Kau memang Pemberi Harapan Palsu :')))
Jangan pernah menangis bila saatnya tiba ku tak disampingmu,
Jangan pernah sesali apa yg tlah terjadi.
Kini ku harus menghilang dan harus pergi ...
Namun seandainya ku mampu mengulang masa laluku agar tak pernah bermimpi tuk mencintaimu :))
Aku tahu diri tak selamanya kita kan bersama, pergilah...
Maaf, Cintaku Harus Terbagi
Sebuah cinta, mestinya seutuhnya.
Tak ada yang lebih menyakitkan dari cinta yang dibagi. Sejatinya, semua orang ingin dicintai secara total. Satu. Kadang cinta tak cukup mencintai satu.
Sebelum yang kamu cintai sekarang, pasti ada orang yang pernah kamu cintai juga. Akan begitu seterusnya. Namun ini semua bukan tentang cinta yang tertinggal, tetapi bagaimana kamu menggunakan cinta yang ada, untuk mencintai dengan penuh.
Percayalah, sebuah cinta akan terisi dengan sendirinya sampai penuh. Kadang sampai luber.
Kenapa Harus Kamu?
Kenapa harus kamu?
yang menghadirkan tanya dan bisu yang menyeringai santai
Kenapa harus kamu?
yang tiba-tiba datang lalu menyelonong masuk masuk kedalam pintu hatiku
Apakah tak ada orang lain selain Kamu?
yang bisa membuatku jatuh cinta hingga merasakan luka
Aku masih tak tahu dan tak mengerti
Kenapa harus kamu?
yang mengisyaratkan hati untuk menyimpan perasaan ini
Kenapa harus kamu?
yang mampu memaksa otakku agar tak berhenti memikirkanmu
Kenapa harus kita?
Kenapa bukan mereka?
Kenapa aku bertanya?
Kenapa kautak pernah menjawab?
Kenapa kau tak pernah memberiku isyarat?
Aku telah melawan rasa takutku
Hanya untuk mencintaimu
Lalu, kenapa harus kamu?
yang mampu mengubah rasa takutku menjadi sebuah kebranian kecil
mengubah badanku yang menggigil menjadi senyum tipis walau secuil
Jangan biarkan aku terus bertanya, Sayang
Jangan biarkan aku terus mencari hal yang sebenarnya tak ada
Jangan biarkan aku terus merasakan perasaan yg sebenarnya tak kau rasakan
Jangan biarkan aku terus menunggu
jangan biarkan waktuku terus terbuang,
hanya karna kamu yg sulit kulupakan
Kenapa harus kamu?
yang mampu mebuatku melamun sepanjang waktu
Kenapa harus kamu?
yang menjadi sebab air mataku
*Copyright by : Dwitasari
Langganan:
Komentar (Atom)
